Tampilkan postingan dengan label UMM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UMM. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Oktober 2014

UMM Kampusku

           Selamat datang di Kampus Putih Universitas Muhammadiyah Malang.  Kampus terkemuka terakreditasi A dari BAN-PT yang sangat eksotik, dibangun di atas lahan sesuai topografi tanah yang berbukit, berlembah, berkolam, tumbuh aneka vegetasi tanaman yang hijau-rimbun, serta dibelah sungai Brantas berhias jajaran rerimbunan pohon bambu. Hijau, asri, indah, teduh dan nyaman untuk belajar. 
            UMM yang berdiri tahun 1964 berlokasi di Malang, Jawa Timur, sekitar 98 km di sebelah selatan Surabaya. Malang merupakan daerah pegunungan yang dikelilingi empat gunung, yaitu: Panderman, Arjuno, Kawi dan Semeru. Wilayah dengan ketinggian sekitar 500 mdpl ini mempunyai hawa dingin-sejuk dengan suhu rata-rata berkisar 23,37oC – 30,01oC. Dengan kondisi alam seperti ini, Malang dikenal sebagai Kota Bunga dan Kota Pendidikan yang banyak dituju oleh mahasiswa dari seluruh penjuru negeri, dan bahkan mahasiswa asing dari semua belahan dunia.

             UMM mempunyai tiga kampus yang letaknya strategis dan mudah dijangkau dengan perjalanan darat, udara dan laut. Saat ini UMM mendidik lebih dari 26.500 mahasiswa dari semua jenjang studi, baik mahasiswa dalam negeri maupun manca negara, seperti Australia, Singapura, Malaysia, Arab Saudi, Timor Leste, dan beberapa mahasiswa dari Eropa dan Amerika. Fakultas yang ada berjumlah 10 dan 1 Program Pascasarjana dengan jumlah program studi: 3 untuk Diploma, 34 untuk Strata1, 7 program di Pascasarjana, 2 program Doktor serta 2 program profesi.

Rabu, 01 Oktober 2014

Deklarasi Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi PTM di UMM

Apa yang terjadi ketika dosen-dosen Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) se Indonesia berkumpul? Seru pastinya. Momen langka ini terlihat pada acara Semiloka Pendidikan Ilmu Komunikasi PTM se Indonesia yang digelar pada 27-29 Desember 2013 di Hall UMM Inn. Kegiatan ini adalah agenda pertama yang terselenggara atas inisiatif yang pernah tercetus pada  pertemuan PTM se Indonesia di  Yogya, Juni 2013 lalu.
“Awalnya ide membuat semiloka ini tercetus saat pertemuan PTM di Yogya. Kawan-kawan dosen komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta berinisiatif untuk membuat semiloka ini agar bisa sharing info antara jurusan-jurusan komunikasi di PTM seluruh Indonesia. UMM yang akhirnya diberi kesempatan pertama untuk memelopori acara ini,”ujar Kaprodi Ikom UMM, Nurudin, M.Si.
Kegiatan selama tiga hari ini cukup padat. Hari pertama, assessor BAN PT Prof Dr Hafied Cangara, M.Sc dari Universitas Hasanudin Makassar memberikan materi pengantar bertajuk “Tantangan Masa Depan Akreditasi Prodi Ilmu Komunikasi “. Dalam pemaparannya Prof Hafied mengemukakan bahwa jurusan komunikasi saat ini memperoleh banyak tantangan. “Saat ini di kalangan peminatan jurusan perkuliahan, jurusan Komunikasi bersaing di posisi ketiga dengan dua jurusan lainnya seperti jurusan informatika dan jurusan akuntansi. Ini membuktikan bahwa posisi jurusan komunikasi semakin diminati masyarakat. Naiknya popularitas jurusan ini tentu harus dihadapi dengan keberanian untuk semakin meningkatkan kualitas mutu salah satunya dengan akreditasi,”jelas guru besar penulis buku Pengantar Ilmu Komunikasi itu.
Untuk semakin menambah kesiapan jurusan-jurusan komunikasi terutama di kalangan PTM bersaing mencapai kualitas optimal, dua Kaprodi dari Ikom UMM dan Ikom UMY berbagi pengalaman. Mereka sharing pengalaman terkait akreditasi dan pengelolaan prodi.

Selasa, 30 September 2014

Tawarkan Beasiswa Prancis, IFI Gelar Pesta Sains



BERSAMA Institut Francais Indonesia (IFI) dan Institut de Recherche Pour le Developpement, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar Pesta Sains (F’te de la Science) untuk menarik minat mahasiswa studi di Prancis. Rangkaian kegiatan berlangsung tiga hari, Jumat-Ahad (26-29/9) di Perpustakaan Pusat UMM.
      Di Prancis sendiri, Pesta Sains memang merupakan pameran tahunan yang mendapat animo tinggi dari masyarakat, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa. “Karena dipandang menarik dan sukses mengenalkan sains dengan cara yang mudah dipahami, gelaran Pesta Sains itu lantas dibawa ke Indonesia,” kata staf IFI Surabaya Dina Mardiana.
      Selain di Malang, kegiatan ini juga diadakan di beberapa kampus di Surabaya, Jombang, Makassar, Yogyakarta, Bandung dan Medan dalam rentang 1 September hingga 15 Oktober 2014. Di UMM, rangkaian kegiatan diawali dengan presentasi beasiswa Prancis dan dilanjutkan dengan pameran poster yang menampilkan berbagai kejadian di dunia.  
      Agar lebih menarik minat peserta, International Relation Office(IRO) UMM selaku panitia juga mengadakan selfie competition yang terbuka untuk umum, di mana para penikmat pameran diminta mengambil foto selfie dengan background salah satu spot yang disukai di Pesta Sains. “Panitia menyediakan hadiah menarik bagi tiga pemenang berupa t-shirt IRO, tongkat narsis (tongsis) serta fresh money,” kata staf IRO UMM Dwi Mawan Karifianto.
      Menurut salah satu mahasiswi yang tengah mengunjungi acara ini, Ambika, ia sengaja mengikuti seluruh rangkaian acara karena ia memang sangat tertarik untuk studi di Prancis. “Apalagi kemasan acaranya juga unik. Selain itu, saya juga bisa berbincang langsung dengan mbak Dina (staf IFI, red) yang sudah berpengalaman meraih beasiswa Prancis,” kata Ambika yang tengah menempuh kuliah di jurusan Bahasa Inggris UMM ini. (ger/han)